Vernakularisasi tradisi lama Folk Song dan Rata-Lolo sebagai solusi tidur nyeyak.

Di beberapa minggu ini saya memiliki masalah tidur pada malam hari, hal ini tentunya seringkali dialami banyak orang, salah satu solusinya adalah dengan pilihan browsing dengan bermain smart-phone , apakah kebiasaan ini membantu aku (kita) untuk bisa tidur nyenyak? Ataukah perlu adanya vernakularisasi, menghidupkan kembali kebiasaan folk-song, atau cerita dongeng yang diceritakan sebagai solusi, menghibur otak untuk bisa tidur dengan tenang.

Celso da Fonseca

Hampir sebulan saya mencoba mengembalikan kebiasaan tidur saya secara normal dari masalah susah tidur, biasanya saya tidur lebih awal antara jam 10-11 malam hari sebelumnya. Ironis-nya, jadwal tidur seperti ini sudah berubah dibeberapa minggu. Kebiasaan ini tidak hanya melemahkan tubuh secara fisik tetapi juga otak saya mulai menyesuaikan diri dengan fenomena gaya hidup baru selama ini.

Saya sadar bahwa kebiasaan ini memiliki dampak negatif untuk kesehatan tubuh, namun, tidak ada cara lain untuk menemukan solusi dalam menyembuhkan kebiasaan tidur yang ironis ini. Beberapa teman dekat sudah menyarankan agar saya membaca buku atau majalah, news dan berbagai platform media informasi lainya sebelum tidur. Intinya adalah membaca buku fiksi atau non-fiksi di tempat tidur sebelum tidur, namun tidak satupun dari saran itu yang berhasil, walapun sudah saya lakukan beberapa kali.

Setelah berjuang untuk mengatur manajemen tidur, yakni saya harus memaksa mata saya untuk bisa tidur, malah tindakan ini memperburuk situasi. Saya sedikit gangguan sindrom anemia. Dengan fenomena kehidupan baru ini, saya mencoba langkah lain. Sebagai solusi untuk hal ini, saya ingat kebiasaan masa kecil saya. Ketika saya masih kecil, sekitar 30 tahun yang lalu. Saya biasa meminta nenek saya (kadang orang tua saya) untuk membuat saya tidur dengan menyanyikan nyayian tradisional, atau juga bercerita (Storry Telling). Konsep Folk song ini menjadi aktifitas lazim yang sering dilakukan oleh banyak orang tua didaerah pedesaan untuk membantu menidurkan anak dimalam hari.

Saya suka mendongeng, menikmati alur cerita dongeng dari orang tua terutama nenek saya, dan hal ini sampai sekarang masih hidup di benak-ku. Mungkin ini adalah salah satu solusi untuk dihidupkan kembali walaupun agak ironis bagi orang dewasa. Namun saya menyadari bahwa tradisi ini mustahil untuk dilakukan pada zaman sekarang. kebiasaan ini telah terbunuh oleh kerakusan modernisasi, kehidupan sosial telah bergeser dari cara konvensional ke cara modern. Setiap anak, dalam kehidupan sehari-hari di era sekarang, orang tua mereka memberi mereka tablet smartphone untuk bermain game, menonton kartun, dan berbagai film fiksi lainnya sebagai alternatif baru untuk membuat anak-anak mereka tidur nyenyak pada malam hari.

Bagi saya, apakah mungkin fenomena masalah tidur ini dengan konsep solusi konsep lama, bisa menikmati kembali kebiasaan tidur yang sempurna pada masa kecil saya pada tiga dekade lalu. Dalam situasi ini saya heran tradisi mendongeng telah punah, dijajah oleh teknologi yang rakus, teknologi gaya moderen telah memanipulasi otak kita dengan hiburan komersial melalui platform online.

Kebisaan bermain smart-phone sebelum tidur adalah solusi ironis. Keadaan ini membuat kebiasaan tidur saya semakin buruk, tidak ada cara untuk menyembuhkan kebiasaan buruk tidur ini, dan saat ini saya merasa penting bagi saya dan kita semua untuk mengembalikan konsep vernakularisasi tradisi lama pada kehidupan sekarang. Merevitalisasi tradisi mendongeng yang dalam bahasa Fataluku (Rata-Lolo) yang dikenal dalam tradisi komunitas orang Lospalos sebagai aktivitas story telling masyarakat. Mengaktifkan kebiasaan tradisi oral “Rata-Lolo” dan folk song menjadi sebuah buku tertulis (bahan bacaan), yang tidak hanya dapat diakses oleh anak-anak tetapi saya sendiri dapat mengakses-nya, membacakan cerita masa kecil favorit saya untuk membuat otak saya tenang, dan menjadi salah satu solusi untuk merekonstruksi kebiasaan tidur dengan pola yang normal.

By: Celso da Fonseca

Published by Celso Da Fonseca

I'm just a dreamer who enjoys my freedom. Freethinker, free writer, and free dream.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: